Memaparkan catatan dengan label sejarah. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label sejarah. Papar semua catatan

Sabtu, 19 November 2011

Nota 5 sg2011 - Pempek



SEJARAH PEMPEK


Menurut sejarahnya, pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Cina ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16, saat Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan Palembang-Darussalam. Nama pempek atau empek-empek diyakini berasal dari sebutan "apek", yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina.

Berdasar cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi. Hasil tangkapan itu belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Si apek kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan "pek … apek", maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai pempek atau empek-empek.
Pada awalnya pempek dibuat dari ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih.

Pada perkembangan selanjutnya, digunakan juga jenis ikan sungai lainnya, misalnya ikan putak, toman, dan bujuk. Dipakai juga jenis ikan laut seperti Tenggiri, Kakap Merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah.

Pempek merupakan makanan khas tradisional Palembang paling terkenal yang terbuat dari bahan dasar daging ikan giling (biasanya ikan Belido, tenggiri atau ikan gabus) dan tepung tapioka. Jenisnya antara lain ada pempek lenjer, telor besar (kapal selam), pastel( isian sayur pepaya muda yg dibumbui), kerupuk (kriting), tahu, lenggang, panggang, serta adaan.

Teringat kepok gete  gannu. Jika di Terengganu ianya hasil melayu Terengganu naumn di Palembang asalnya dari apek keturunan cina.

nota ke 4 sg2011- Murtabak HAR














 Makanan asli bercita rasa India ini diperkenalkan oleh seorang keturunan India yang bernama Haji Abdul Razak (HAR). 

Malam terasa lapar lalu diajak Joherman pergi ke Hotel Sanjaya kebetulan menemani Puan Swee Fong OCM menyampaikan dokumentasi penting untuk pasukan perubatan Malaysia yang berpusat disitu. Kira-kira dalam 15 minit perjalanan setelah bertemu kami terus singgah kedai murtabak HAR yang asal. 


Banyak restoran yang di buka di beberapa jalan utama di Palembang, dan Bahkan ada cabang di Jakarta yaitu terletak di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Bukan saja menyajikan Martabak saja, ditempat ini juga menjual makanan lainya seperti Roti Canai, Teh Tarik dan lain-lain yang bercita rasa India. maklumat lanjut layari di sini.


Yang menjadi Khas Martabak HAR adalah hanya berisi beberapa butir telur itik, dan Kuah Kari kental dengan tumbukan kentang yg dihaluskan...
memang sedap menjilat jari. 


Selepas itu kami tambah satu lagi dengan dibahagi tiga .;-)



Jumaat, 18 November 2011

SG 2011-Jambatan Ampera Vs 'Kapal Terbakar'

Jambatan Ampera di malam hari
Antara simbol perjuangan rakyat Palembang

Apabila kami melalui acapkali Sungai Musi yang indah di waktu malam. Sahabat Lo Inasoc yang mengiringi seringkali mencerita Jambatan Ampera yang terkenal. Ianya menjadi kekaguman rakyat tempatan untuk diceritakan kepada orang luar.

Jembatan Ampera adalah sebuah jembatan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Jembatan Ampera, yang telah menjadi semacam lambang kota, terletak di tengah-tengah kota Palembang, menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.

Stadion Jakabaring dibangunkan pemerintah di sebelah ilir. Ini bertujuan mengembangkan daya ekonomi rakyat berbanding Ulu yang sudah maju.

Pembangunan jembatan gerak ini dimulai pada bulan april 1962, setelah mendapat persetujuan dari presiden soekarno. Biaya pembangunannya diambil dari dana rampasan perang jepang dalam kata lain semua di tanggung oleh pemerintah jepang dari kontraktor dan pekerja.

Pada awalnya, jembatan sepanjang 1.177 meter dengan lebar 22 meter ini, dinamai jembatan bung karno. Menurut sejarawan djohan hanafiah, pemberian nama tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada presiden ri pertama itu. Bung karno secara sungguh-sungguh memperjuangkan keinginan warga palembang, untuk memiliki sebuah jembatan di atas sungai musi.

Pada saat bgian tengah jembatan diangkat, kapal dengan ukuran lebar 60 meter dan dengan tinggi maksimum 44,50 meter, bisa lewat mengarungi sungai musi. Bila bagian tengah jembatan ini tidak diangkat, tinggi kapal maksimum yang bisa lewat di bawah jembatan ampera hanya sembilan meter dari permukaan air sungai.Sejak tahun 1970, jembatan ampera sudah tidak lagi dinaikturunkan. Alasannya, waktu yang digunakan untuk mengangkat jembatan ini, yaitu sekitar 30 menit, dianggap mengganggu arus lalu lintas antara seberang ulu dan seberang ilir, dua daerah kota palembang yang dipisahkan oleh sungai musi.

Dan banyak lagi yang akan dikongsikan Insyallah.

Kisah diabadikan utnuk persiapan pasukan takraw malaysia menjelang perlawanan Myanmar esok dalam Seagames 2011 di palembang.

'kapal sudah terbakar" didepan musuh dan dibelakang lautan ganas.
Menang bermaruah kerana anda ada Iman. Dato' Paruwadimemberi reverse saikology kepada sahabat-sahabat. Ketegasannya sebagi naib Presiden bertanggungjawab harus dihargai. ini demi masa depan sukan bangsa melayu.

Lihat! Betapa rakyat palembang berbangga dengan simbol amperanya
kita berbangga dengan simbol Iman setulus keyakinan kepadaNYa!

Aston Hotel Jln rahmat Basuki 1.12pagi No712

Rabu, 9 November 2011

SG XXVI 2011 Palembang dan menyusuri bangsaku

Sukan Asia Tenggara ke 26 2011 akan berlangsung bermula 11 sehingga 22 November 2011

Sebagai urusetia sekertariat kontijen Malaysia datang awal adalah kredit terutama memastikan kedatanagn 18 pasukan ke palembang berjalan lancar.

Tarikh 7 november 2011 (Isnin) hari raya ke 2 seawal jam 4.30 pagi sudah bergerak ke KLIA. malam itu tak dapat tidur berusaha menyiapkan beberapa urusan akhir sebelum ke sana.




Ianya berlangsung di 2 bandaraya iatu Jakarta sebanyak 22 acara dan palembang sebanyak 18 acara. 

 ada beberapa jenis sukan yang dilangsungkan di sini :
  1. Sepaktakraw
  2. Bola tampar
  3. olahraga
  4. renang
  5. Gimnastik (terkini tarik diri)
  6. Petanque
  7. Roller sport
  8. Sport Climbing
  9. Tennis
  10. water ski
  11. angkat berat
  12. menembak
  13. Sofball
  14. Bridge
  15. baseball
  16. Boxing
  17. water polo
  18. Biliard
  19.  
Mengenai perbezaan menyebut MASA..

  1. selamat pagi= selepas suboh hingga 10 pagi
  2. selamat sore=  mulai jam 11 sehingga jam 2ptg
  3. selamat siang= mulai jam 2 petang sehingga jam 6 ptg
  4. selamat malam= mulai jam 7 sehingga pagi
    Ada beberapa perkataan singkatan yang wajar kita orang malaysia mengetahuinya

    1. Sumatera utara disebut SUMUT termasuk medan dan sewaktu dengannya
    2. Sumatera Barat dikenal SUMBAR meliputi padang
    3. sumatera selatan dikenali palembang.
    4. jawa timur dikenali JATIM 
    5. Jawa tengah dikenali JATENG
    6. Jawa barat dikenali JABAR seperti bandung
    7. Sehingga kan nama pun disingkatkan seperti nama solmed iaitu Soleh Mahmud seorang ustaz muda yang akan bernikah 11.11.11 (tahu pun lihat tv indonesia). khabarnya beliau mendapat banyak sponsor. Saya tertarik 'dunia baru yang mahu dilalui solmed'
      "Saya ingin buru-buru langsung mau akad nikah di sini. Mudah-mudahan baju ini mengantarkan pada dunia baru yang akan saya lalui nanti," kata Solmed 
    Boleh mendapat berita lanjut mengenai ustaz solmed di sini

    Sabtu, 15 Oktober 2011

    Benar ! Mati Motivasi Tertinggi



    Mengingat-ingat bahwa aku akan mati adalah alat yang paling penting yang pernah aku jumpai untuk membantuku membuat keputusan besar dalam hidup." - Steve Jobs, 2005

    Ketika Steve Jobs meninggal pada Rabu 5 Oktober 2011 waktu Amerika, segera sejumlah ucapannya yang terkenal kembali dikenang orang. beliau bukan hanya sekedar SEO apple yang sukses tapi lebih dari itu banyak Kata-kata nya yang bermakna begitu dalam, seorang dengan visi yang luar biasa.

    Tetiba sebak di dada apabila mengingati beberapa sahabat yang sungguh bermotivasi yang terlebih dahulu mengadap Ilahi.

    Sekadar menyebut beberapa sahabat yang hampir seperti 
    1. Ustaz Mohd Sham Abu Bakar ( Kemalangan ). Beliau diabadi dalam website ini oleh anak muridnya yang mengkagumi beliau.
    2. Ustaz Rosli SMIP (denggi). sahabat senior yang mana kahlaknya dan method membekasi nurani ini, selain meruapakan sguru kepada adik lelaki saya semasa di SMIP Pucong. Arwah diabadikan dalam website ini.
    3. Ustaz Khairul Azhar Shamsuddin (denggi).Beliau merupakan angkatan YDP Persatuan pelajar semasa  di Mesir.Arwah Ydp negeri Sembilan. Arwah diabadi dalam website ini.
    Semoga MATI terus memotivasikan kita menjadi insan yang HEBAT dan LUAR BIASA membina tamaddun diri,keluarga dan Dunia..

    Sabtu, 1 Oktober 2011

    Acheh mendakapku

    Isnin 26 Sep 2011

    Isnin,hari bersejarah. Kapal AirAisa ke  Nanggroe Acheh Darussalam NAD bertolak terbang tepat jam 1 petang..Sesungguhnya dari pagi sibuk menyiapkan diri. kekadang sakit perut tak enak..kenapa sihh! memang psikologi jika ada perkara besar selalu tubuh manusia berubah..


    Ateh zuhairi aku temaninya untuk menyampai dakwah (permakalahan) ke sana..jika tidak pasti sukar nak ke sana tanpa urusan..Peluang menyaksikan bahasa Allah 'al manzurah'


    Di tangga fligt bertemu juga sahabat lama semasa di univ. Al-Azhar setelah 12 tahun tak berjumpa. saya kenal dia cuma dia lupa saya. Ustaz Ramdan Nanyan..aktivis persatuan anak perlis yang tinggal di temerloh pahang...dia bersama puan taharah dan 11 orang dalam rombongan ke achen berjalan-jalan(berwisata). banyak boleh diperkongsikan di sini.


    Sejam setengah perjalanan akhirnya tiba di airpot Sultan Iskandar muda Aceh., kami menunggu wakil dinas Syariat islam ( JAKIM Aceh) namun hampa. Pak mahlizar dan puan taharah menawarkan bantuan menumpangi vannya ke Dinas. kami setuju sahaja. Alhamdulillah engkau hantar hamba2mu membantu. Dalam van,kami mengambil video banda aceh dan tepegun sebentar melihat Aceh secara langsung. kami tiba di Kantor Dinas (pejabat agama Aceh) terus bertemu Prof Dr Hj Rushdie Ali Muhammad  yang pernah menjawat reaktor Ian Raniry Acheh..seterusnya kami dijamunya kari sapi makanan adat aceh.


    Check in Grand aceh Hotel yang baru siap dalam 3 bulan lalu..di simpang surabya..semalaman hanya 300 ribu rupiah ..(Rm 100) ada berani..!

    Rumah-rumah  pasca tsunami dibina oleh negara China 




    Selasa 27 Sep 2011


    Berwisata bersama labi-labi dan beca sungguh menyeronokkan. Naik labi-labi kami terkena 13 ribu rupiah untuk ke tempat kapal apung yang berat 13 ribu ton di bawa air tsunami sejauh 5 km dari laut. Namun kami lebih seronok naik beca. Motor yang ada 2 tempat duduk yang sempit.Selain ianya  murah dapat merasi kegerunan yang tak dapat dirasi di sini.

    Pak supir rizal meninggalkan kami di tengah banda aceh yang pernah dilanda tsunami amat sayu kerana tugasannya lagi persiapan rapat koordinasi belum siap.kami berjalan melalui deretan kedai..Tergambar bagaimana tika sesibuk ini suasan menjadi genting dengan pekikan "Air bah"Air Bah". Sempat juga masuk toko buku walau kecil namun pelbagai perkara didalam dengan pelbagai buku2 baru. Buku "Asyiknya Berfikiran Positif" sempat ku beli sesuai dengan LUA yang di jalankan ini.




    Rabu 28 Sep 2011


    Berdebar pagi ini. Bersarapan bersama hampir 100 karyawan kepalan dinas 23 kabupaten SeAceh di lobi Grand Aceh hotel. Inilah wajah2 penggerak Islam di acheh. "Anda dari malaysia ke",sapa salah seorang dari kabupaten tamiang. 'Ya ,bapak Tengku Naspi",jawabku sambil melihat tag nama dan menghirup kopi gayo acheh.


    Setelah perasmian oleh wakil gabenur dengan ucaptama yang hebat. jam 11 pagi bermula sesi ateh. Moderator ialah Dr mujiburrahman Phd dari USM dalam bidang pendidikan. bayangkan 6 jam yang diperuntukan dengan 3 kali rehat mendebarkan. selain masalah bahasa atau dialek ,ateh pasti merasi sukar kerana dengan peringkat umur dan status. Namun semua berjalan baik denagn berkah dan bantuan allah swt


    Setelah jam 6 petang, wajah2 peserta tampil ceria. puas. Ada yang menagis kesayuan memeluk ateh. sempat juga mengambil video dan gambar.



    Harga atjceh tanah rencong sehingga dapat melaksanakan syaraih islam secara kaffah terlalu besar. Allah hantar 'bahasanya' iaitu Tsunami 2004. Bukan sekadar maksiat TNI di pantai Ulue Lhue musnah, Gam berdamai dengan Pemerintah indonesia bahkan melalui perjanjian helsinki 2005 acheh diberi kebenaran khas melaksana syariah. Ini kesimpulan ringkas dari diskusi hati ke hati dengan beberapa aktivis islam termasuk hakim rafiuddin, us hasanuddin DDI semasa rapat koordinasi Dinas Syariah secara kafaah 28-29 sep 2011..


    Adakah umat Msia menanti tsunami juga untuk memberi laluan kepada perlaksanaan islam?




    Khamis 29 Sep 2011


    Hari terakhir sebelum pulang, kami berimpian menghabisi dengan melihat kesan tsunami dan membeli belah sebentar. Selepas subuh diimami oleh pak Amri dari jemaah tabligh.Sedap suaranya. Sempat juga ditanya pengalamannya semasa gempa dan tsunami. Selain masjid Baiturrahim yang terletak hampir dengan laut yang  kekal fizikal dan perkuburan sebelah, kami terus ke tepi laut memandang jauh lalu disisinya bukit bukau menjadi saksi bisu disember 2004..Angin sepoi menyapa kami..kepiluan tak terkata. 

    Seterusnya ke muzium tsunami yang dibangunkan oleh pelbagai negara ongkosnya. Di sana kami masuk reruang yang bangunan dibuat dalam rekabentuk kapal
    ,ada sesi video 8 minit dalam bilik gelap dan gambar yang cukup sadis. Perkuuran massal pula sempat kami datang dan membaca doa. Disini ribuan mayat dimasukkan secara 1 lubang.Nama Asmaallah diukir cantik menghiasi tembok sekelilingnya.

    Maghrib kami berjemaah di Masjid baiturrahman. Imam Ustaz Ridwan Johan yang juga peserta RAKOR mengimami solat Maghrib berjemaah. Sura sekilas imam sudais. 8 saf jemaah lelaki memenuhi masjid. Seawala ana memasuki masjid ini cuma teruja dengan jiasan seolah macam masjid Nabawi..Sebelum itu sempat bertemu Su kelab remaja masjid baiturrahman sebelum kemundang azan.

    Sejenak mendengar kuliah maghrib dari Drs. Tengku H.Abdul Ghani Isa SH.M.Ag mengenai tafsir ayat yang dibacakam Imam walau style lama namun cukup membekas...

    Timpan
    sejenis kueh Aceh..minum petang dapat rasa 3 keping


    Jumaat 30 Sep 2011

    Buat tanah berkah Nanggroe Aceh Darussalam NAD yang bakal ditinggalkan. 

    Sungguh kita Melayu serumpun,pelbagi kenekan masakan telah di nikmati seperti Nasi Ayam Lepas,Nasi ayam tangkap, Mee kocok, Mee acheh, sabu-sabu, rojak atjheh, ais buah segar, jus segar magga dan seterusnya bertemu pelbagai etnik melayu 11 jenis loghat bahasa daerah dengan pelbagai cerita benar kejadian tsunami benar-benar membekas jiwa memberi sebuah Makna Hidup..
    Syukran khairal jazak Prof Dr Rushdie kepala dinas, pak m naz, pak maimon dan pak sufir rizal yang menjadi pengantin senja..


    Budimu dibawa mati..Jom ke Acheh



    Jam 12 tengahari tiba di Airpot Iskandar Syah Muda.perjalanan mengambil selama 1jam 30 minit sahaja.tiba di Lcct Sepang jam 4ptg dan tiba di rumah jam 6,45 petang .jalan sangat jammed dari sepang ke Bukit jalil


    Malam selepas maghrib terus ke  Taman Sri Putra Banting mengambil Izzah, singgah rumah Encik Mokhtar dan isteri yang akan ke haji jam 5 pagi Ahad..semoga selamat semuanya ameen.


    Berhenti depan masjid taqwa (tempat belajar haji bagi orang banting)
    pulang rumah jam 10.30 malam lebih selepas berbual-bual ziarah.

    Ahad, 21 Ogos 2011

    Jangan Toleh Belakang...(Ayahku~selamat hari lahir~)



    Itulah jalan yang penuh saadah (kebahagiaan). 
    Walaupun itu adalah jalan yang payah, tetapi itulah jalan yang paling mudah.
    Tidak ada jalan pintas!


    Seronok sungguh pabila dapat berbuka dengan ibunda dan ayahanda tercinta..tetiba mengalir air mataku syahdu..teringat jika kela disaat tuaku adakah anak lelaki ku juga begini..

    seru deru hati ini "Wahai suami! wahai anak lelaki jagai hati ibumu. Mereka adalah shurgamu..kebahagiaan perjuanganmu adalah bermula dengan Ibumu.."



    semoga anak2 ku juga akan meraikan aku tika tuaku nanti walau sibuk dengan tugasan mereka menyara anakbini namun ibubapa tetap dihati..


    Malam itu dihabisi dengan bersembang dengan mereka, sungguh puas hati ' spirtual hapiness'..
    bekas teringat dengan kasih sayang mereka kepada saya dan hasnil sebagai anak kembar yang dibesarkan suasana urban city anak setinggan dengan penuh kerja keras..



    Ayah dahulu dengan pelbagai jenis kerja dan tugasan pejabat dari kem Kentomen terus bekerja menjual apam balik, buat besi grill dan membuat batu block. pernah sekali kami berdua bermain bola dan bola terlanggar 5 batu block pecah.


    Ayah begitu marah mengejariku.. hehehe ! cukup bermakna ayah! aku sungguh menyanjungimu..Ketegasanmu menjadi aku seperti ini. pasti angah lebih lagi..



    Do’aku untuk Ayahibu selalu…
    ROBBIGHFIRLII WALIWAALIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIROO
    “ Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa ayah ibuku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu aku masih kecil ”

    Kita sama ayah. kini masaku sudah tiba tika 2 cucumu sudah pun masuk menengah.. pasti mereka aku harapkan menjadi insan berguna dan akan menyantuniku semasa tua nanti. jadi saya wajar menyantunimu agar anak2 akan menyantuniku pula nanti.


    Lagu 'A Thousand Times' oleh Samy Yusuf cukup menyapaku untuk CHANGE, walau berkali jatuh dan bangun biar beribu..,Klik sini.


    Akhirnya tepat jam 3.05 pagi selepas sempat lena 40 minit bergegas dari sg buloh ke puchong jaya memimpin qiam.


    Tepat jam 7.10 pagi berhenti tazkirah, maaf haji terlebih 10 minit..janji berhenti tepat jam 7 pagi kerana takut jemaah mengantuk, rupanya tak mengantuk bersemangat jemaah kernateruja rasa jiwa dan kepuasan jiwa tak tergambar.



    Sempat lagi promosi kita kecil susunan adinda ustaz hasnil dengan Rm1..dari 50 buah tinggal 12 sahaja..


    pertama kali ana selepas ceramah tazkirahku setelah 10 tahun mempromosi buku. :-)

    Seterus jom berkongsi tazkirah tentang Hawa Nafsu yang juga saya sentuh dalam tazkirah pagi itu.

    Prinsip Asas Dalam Melawan Hawa Nafsu
    Berikut 3 prinsip asas kaedah melawan nafsu. Tiga kaedah ini telah digariskan oleh ulama pakar dalam meneliti perjalanan hati dan nafsu manusia.

    Dalam kitab Minhajul Abidin misalnya, Imam Ghazali telah menggariskan tiga prinsip asas berikut:
    1. Menahan atau menyekat sumber kekuatannya.
    Nafsu yang diumpamakan kuda yang liar itu boleh dijinakkan dengan syarat ditahan sumber yang memberikannya tenaga. Jadi, nafsu boleh dikawal dengan menahan makan (berpuasa).
    Oleh sebab itulah dalam Islam kita diwajibkan berpuasa sebulan dalam setahun. Dan digalakkan juga berpuasa sunat hari-hari tertentu. Malah mereka yang belum mampu berkahwin, nabi Muhammad s.a.w. menganjurkan mereka menjinakkan nafsu seks dengan berpuasa.
    Selain menahan perut daripada banyak makan, ada lagi beberapa sumber kekuatan nafsu yang perlu disekat. Antaranya, menahan pandangan (mata) daripada yang haram, telinga daripada mendengar sesuatu yang berdosa, mulut daripada berkata-kata yang dilarang, hati daripada sifat-sifat mazmumah dan lain-lain.
    2. Membebankan nafsu itu dengan ibadah.
    Setelah nafsu yang diumpamakan sebagai kuda liar itu disekat sumber kekuatannya, langkah seterusnya ialah dengan dibebankan ibadah tertentu terutamanya ibadah khusus yang berbentuk fardhu dan sunat.
    Solat terutamanya, sangat diperlukan dalam kaedah ini semata-mata untuk 'menyeksa' nafsu. Bukan sahaja solat lima waktu tetapi solat malam (qiamulalil) sangat berkesan untuk menundukan hawa nafsu.
    Begitu juga dengan zikrullah yang lain seperti membaca al-Quran serta wirid-wirid tertentu (yakni yang bersumberkan al-Quran,  hadis-hadis sahih dengan tunjuk ajar dan didikan syeikh atau guru yang benar serta mendapat petunjuk (mursyid).
    Begitu juga dengan amalan sedekah, kerja-kerja amal, mengajar, belajar dan lain-lain amal kebajikan. Pokok pangkalnya, bebankanlah nafsu kita dengan ibadah hingga ia merasa letih untuk melakukan kejahatan.
    Ingatlah nafsu itu tidak pernah puas dan kehendanya tidak terbatas, maka ibadah yang dapat menundukkannya hendaknya begitu juga. Jangan terbatas dan jangan dibatasi oleh rasa puas.
    3. Berdoa minta bantuan Allah untuk menewaskannya.
    Usaha menentang hawa nafsu hendaklah dimulakan, diiringi dan disudahi dengan berdoa kepada Allah.
    Nafsu itu makhluk Allah, maka Allah sahaja yang mampu memudahkan diri manusia untuk menguasai dirinya sendiri (nafsu).
    Bahkan, usaha awal kita untuk memperbaiki diri perlulah dimulai dengan membentuk komunikasi dan interaksi yang harmoni dengan Ilahi.
    Hubungan ini dibentuk melalui doa. Jika Allah permudahkan, jalan mujahadah yang payah akan menjadi mudah. Bantuan Allah inilah yang sangat kita dambakan.

    Malah inilah pesan Rasululllah s.a.w. kepada Muaz bin Jabal dengan katanya:
    "Wahai Muaz, aku sangat cinta kepadamu. Maka selepas kau mengerjakan solat jangan sekali-kali kau lupa berdoa kepada Allah dengan doa ini:
    "Ya Allah, bantulah aku mengingati-Mu, bantulah aku mensyukuri nikmat-Mu dan bantulah aku untuk mmperbaiki ibadah kepada-Mu."
    Langkah-Langkah Jalan Mmujahadah
    Langkah-langkah tersusun untuk melawan hawa nafsu seperti berikut:
    1. Belajar mengenai sifat nafsu dan angkaranya.
    Belajar mengenai sifat-sifat mahmudah dan mazmumah (ilmu akhlak atau tasawuf) adalah wajib.
    Kita mesti mendapat ilmu yang digali daripada al-Quran dan Sunnah untuk mengetahui sifat-sifat nafsu, angkara kejatannya dan bagaimana melawannya. Para ulama telah mempermudahkan ilmu-ilmu ini mengikut kategorinya tersendiri.
    2. Membina kesedaran dan keazaman yang tinggi.
    Tidak cukup dengan mempunyai ilmu sahaja tanpa kesedaran dalam hati dan keazaman yang kuat untuk mengamalkannya. Bagaimana jika kita hanya ada senjata (ilmu) tetapi tidak ada keingininan yang kuat untuk mngamalkannya apabila diserang musuh?
    Ilmu bukan untuk pengetahuan dan kefahaman semata-mata, tetapi yang lebih penting untuk diamalkan.
    3. Mempraktikkan ilmu.
    Inilah tahap yang paling sukar tetapi inilah tahap yang paling penting.
    Perkara ini memerlukan satu iltizam yang kuat dalam diri kerana apa yang disukai nafsu adalah juga yang disukai oleh diri kita sendiri. Ramai orang yang tahu sesuatu kebaikan tetapi masih malas melakukannya. Dan ramai yang tahu sesuatu kejahatan tetapi masih tega melakukannya.
    Semua itu kerana mereka belum 'mahu', dan baru sekadar 'tahu'.
    Pengetahuan itu dicapai melalui proses belajar manakala kemahuan dibina dengan mempraktikkan apa yang telah kita pelajari. Dengan mempraktikkan ilmu barulah ilmu yang bertapak di akal dapat dipasakkan ke dalam hati. Oleh sebab itu 'tahu' tempat letakkannya di akal tetapi 'mahu' itu letaknya di hati.
    4. Terus melatih diri dan bersifat konsisten melawannya.
    Ramai juga orang yang telah tahu dan mahu melakukan kebaikan dan meninggalkan kejahatan, tetapi tidak lama, mereka berpatah semula ke belakang. Bak kata peribahasa Melayu sekadar "hangat-hangat tahi ayam". Mereka tidak berdaya untuk konsisten (istiqamah) dalam kebenaran.
    Apa yang perlu ialah latihan yang berterusan agar tahap pengetahuan dan kemahuan itu diteruskan hingga ke tahap kemampuan.
    Imam Ghazali berpesan nafsu tidak dapat dikalahkan dengan tergesa-gesa. Kehendaknya tidak boleh ditekan sekali gus melainkan perlu ditahan secara bertahap-tahap.
    Latihan menundukkan hawa nafsu ini perlu dilaksanakan sedikit demi sedikit tetapi istiqamah selaras dengan sabda Rasulullah s.a.w.:
    "Amalan yang baik ialah amalan yang berterusan (konsisten) sekalipun sedikit."
    "Alah bisa, tegal biasa," begitulah nafsu yang jahat jika dilatih berterusan untuk melakukan kebaikan, akan terbiasalah nafsu itu dengan kebaikan dan kebajikan.
    Sampai ke tahap ini, nafsu itu akan menjadi tenaga penggerak atau kenderaan (kuda tunggangan) kepada manusia. Umpama, racun pada ular senduk – di situ ada racun, di situlah juga ada penawarnya.
    Sebab itu ditegaskan berkali-kali bahawa nafsu itu bukan untuk dihapus tetapi untuk diurus.
    Jika diuruskan dengan baik, nafsu akan membawa kepada kemajuan rohaniah dan material dalam kehidupan.
    Nafsu seks yang diurus melalui pernikahan yang sah, akan memberi ketenangan, keberkatan dan rahmat dalam diri suami dan isteri. Ia juga meneruskan kesinambungan zuriat yang akan menjadi tenaga penggerak kepada pembangunan ummah.
    Begitu juga nafsu makan yang terurus, akan memberi tenaga untuk beribadah dan menyebabkan terbentuknya jaringan perniagaan, industri makanan, hub halal, inovasi dan teknologi makanan dalam bidang bioteknologi dan sebagainya.
    Manusia yang dibekalkan dengan unsur nafsu inilah yang menjadi sebab mereka dilantik menjadi khalifah di muka bumi – bukan malaikat, kerana dengan nafsu makmurlah muka bumi ini dengan pembangunan yang bersendikan hukum Allah.
    Sebaliknya, malaikat tidak mempunyai potensi ini kerana mereka sepi daripada sebarang keinginan dan rangsangan. Namun, jika nafsu tidak terurus manusia akan jatuh ke tahap yang lebih hina daripada haiwan (makhluk nafsu tanpa akal).
    Rujuk I luv Islam , Klik disini